BREAKING

Category 1

Category 2

?max-results="+numposts2+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts2\"><\/script>");

Latest Posts

Jumat, 20 September 2013

2013, Tahun Kematian Netbook

Komputer jinjing netbook sempat jadi primadona pada 2008 silam. Bentuk mungil, bobot ringan, dan harga bersahabat. Tapi netbook tak mendukung dari sisi performa, banyak orang dibuat sakit hati saat memakainya.

Produsen komputer Dell asal Amerika Serikat, pertama kali menyatakan diri untuk berhenti memproduksi netbook pada Desember 2011. Langkah Dell diikuti produsen lain, seperti Samsung, Sony, Toshiba, dan Hewlett Packard (HP).

Asus menyusul pada September 2012 lalu untuk berhenti memproduksi netbook seri Eee PC yang memakai prosesor Intel Atom pada akhir 2012. Acer dan Micro-Star International (MSI) juga berencana tak merilis produk netbook lagi.

Performa! Inilah alasan utama mengapa netbook mulai ditinggalkan. Ia hanya dibekali prosesor Intel Atom yang sebenarnya agak kewalahan jika dipakai membuka aplikasi yang memakan banyak memori. Ditambah lagi jika Anda membuka banyak aplikasi, maka bersiaplah untuk menunggu agak lama, dan semoga saja netbook Anda tidak hang.

Papan ketik (keyboard) yang mini juga jadi salah satu alasan seseorang menghindari netbook, ia hanya mendukung pekerjaan mengetik dan produktivitas skala kecil.

Ukuran dan resolusi layar netbook tak mendukung grafis beresolusi tinggi. Jangan harap netbook mampu memainkan game kelas berat atau memutar video HD. Layar kecilnya membuat mata cepat lelah. Terlebih jika dipakai untuk membuka browser internet, ruang halaman situs web banyak terpotong oleh toolbar dan status bar browser. Ini sungguh menyiksa bagi orang tua, mereka harus melihat dalam jarak dekat agar bisa membaca teks.

Kebanyakan netbook hanya beresolusi 1.024 x 600 pixel. Dengan resolusi itu Anda tak bisa menjalankan Windows 8, karena sistem operasi terbaru Microsoft ini butuh resolusi layar minimum 1.366 x 768 pixel.

Eksistensi netbook mulai dipertanyakan sejak kehadiran komputer tablet pada 2010 lalu. Permintaan netbook di negara maju mulai turun. Pasar potensialnya diarahkan ke negara berkembang macam Indonesia untuk segmen pasar menengah ke bawah. Tak sedikit warga Indonesia yang membeli netbook sebagai komputer pertama dan utama.

Tapi, di Indonesia sendiri, pengiriman komputer pribadi (personal computer/PC) mulai menurun pada kuartal 2 tahun 2012. Menurut lembaga riset IDC Indonesia, melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dollar Amerika Serikat membuat segmen korporat menunda pembelian perangkat komputer, sejumlah proyek publik pun ikut tertunda.

Digempur tablet

Di tengah menurunnya pasar komputer, masyarakat kelas menengah Indonesia punya idola baru, yaitu komputer tablet. Menurut riset IDC Indonesia, pada kuartal 2 tahun 2012 pengiriman tablet ke Indonesia mengalami kenaikan sekitar 100 persen dibandingkan kuartal pertama. Sementara di kuartal 3 tahun 2012, pertumbuhan tablet mencapai 50 persen.

Analis Pasar IDC Indonesia Darwin Lie memprediksi, total pengiriman tablet di tahun 2012 mencapai 1,3 juta unit, dan masih didominasi oleh tablet bersistem operasi Android sebesar 80 persen.

Netbook tak mampu berdiri melawan gelombang pasang tablet. Apalagi tablet menawarkan sensasi baru dalam berkomputasi, dengan navigasi layar sentuh dan tersedia slot kartu SIM yang memungkinkan pengguna terus terkoneksi internet, di manapun dan kapanpun.

Komputer jinjing kategori baru
Pesona netbook juga dihantam oleh komputer jinjing kategori baru. Sejak 2011 lalu dunia mulai mengenal kategori ultrabook. Ia punya ciri khas bentuk yang tipis, ringan, dan layar besar. Tapi tetap memiliki performa tinggi. Kategori yang dipelopori oleh Intel ini telah dibekali prosesor Intel Core i3 hingga Core i7.

Harga ultrabook di pasaran saat ini bisa disebut mahal, tapi lambat laun harganya akan turun. Tanda-tanda itu sudah terlihat, karena kompetisi perangkat komputer semakin ketat. Mau tak mau produsen akan menawarkan harga yang kompetitif.

Ada pula komputer jinjing kategori baru yang memadukan fungsi tablet dan ultrabook. Ada yang menyebutnya convertible, tapi ada juga yang menyebutnya hybrid PC. Apapun penyebutannya, yang jelas ia memiliki fungsi tablet, dengan bentuk fisik ringan, tipis dan performa kencang.

Netbook telah mewarnai evolusi komputer. Ia menginspirasi keberadaan komputer murah berukuran mungil tanpa menyesaki tas ransel Anda. Tapi kembali lagi pada fungsi komputasi. Semua orang butuh komputer dengan spesifikasi tinggi, cepat, dan mampu menjalankan aplikasi kelas berat. Netbook bukan jawaban atas tantangan zaman.

Di tahun 2013 nanti, toko-toko komputer mulai menyingkirkan netbook dari rak etalase. Netbook akan diganti dengan tablet, notebook, ultrabook, dan convertible/hybrid PC. Hingga nanti tiba waktunya kita akan mengucapkan selamat tinggal pada netbook.

Rabu, 04 September 2013



Agar tetap up to date, para pengguna konsol Microsoft generasi mendatang akan diberikan kemudahan dalam mengakses berbagai konten terbaru yang dibelinya dan mendownloadnya secara remote melalui internet untuk memperbaharui sistem yang ada.
Dan seperti apa yang diungkapkan oleh pimpinan tim pengembangan XBox One di Microsoft bernama Marc Whitten melalui sebuah postingan Twitter-nya baru-baru ini, kemudahan untuk mendownload secara remote ini ditujukan agar pengguna dapat lebih menikmati keberadaan konsol XBox One yang senantiasa selalu up to date. Selain itu, para pengguna juga akan dapat mengakses berbagai konten baru yang tersedia melalui situs Xbox Games, antarmuka web atau aplikasi SmartGlass.
Berbagai kemudahan untuk mengakses dan mendownload konten terbaru ini, ternyata juga bakal turut dirasakan oleh para pengguna PlaytStation 4 dari Sony. Seperti halnya XBox One, PlayStation 4 kabarnya juga memungkinkan para penggunanya bisa mendownload berbagai konten terbaru yang dibelinya menggunakan perangkat mobile yang ada untuk selanjutnya memperbaharui sistemnya secara otomatis.
Sementara perihal ketersediaan di pasaran, kedua perangkat konsol mendatang tersebut rencananya akan segera dirilis sekitar bulan November tahun ini juga. Untuk PS4 akan dirilis resmi pada tanggal 15 November di Amerika Utara dan dua minggu kemudian di Eropa, sedangkan Xbox One sendiri sayangnya masih kurang jelas terkait tanggal pastinya sejauh ini.

Minggu, 24 Februari 2013

PS 4 Mulai Diproduksi Massal Kuartal Ketiga 2013

Pembesut konsol game ini cukup terbuka dan mengakui bahwa saat ini pihaknya belum dapat memproduksi konsol PS 4 secara massal. CEO Sony, Jack Tretton sendiri mengakui bahwa PS 4 masih dalam pengembangan.
“Kami tentu dapat menampilkan konten game yang dapat dimainkan di PS 4, tapi kami sampai saat ini belum memproduksi massal konsol PS 4, itu masih dalam tahap pengembangan dalam hal spesifikasi final dan desain,” kata Jack Tretton, CEO Sony.
Menurut laporan yang bersumber dari media berbahasa China, yakni Economic Daily News (EDN) menyebutkan bahwa rantai pasokan untuk konsol PS 4 mulai dikirim pada kuartal kedua tahun 2013. Ini berarti proses perakitan dan produksi konsol PS 4 akan dimulai pada kuartal ketiga tahun 2013.
Hal ini diperkuat dari laporan Delta Electronics sebuah perusahaan power supply, pembuat konektor Cheng EIU Precieion Industry, dan pembuat thermal modul Foxconn Technologies yang mulai mengirimkan komponen PS 4 pada kuartal kedua tahun 2013.
Sayangnya, sampai saat ini belum jelas perusahaan mana yang akan memproduksi dan merakit konsol PS 4. Sedangkan konsol PS 3 dulu diproduksi oleh Sony EMCS, Foxconn Technology Group (Hon Hai Precision Industries), dan Pegatron.
Seperti yang dilansir dari Xbitlabs (23/02/2013), Sony PS 4 ini ditenagai oleh prosesor x86 besutan AMD, yakni AMD Jaguar 8 core yang dipadukan dengan grafis AMD Radeon HD berarsitektur GCN (Graphics Core Next) dan didukung dengan unified memori sebesar 8GB GDDR5.
AMD mengatakan bahwa yang digunakan oleh konsol PS 4 ini adalah SoC (System on Chip) yang bisa disebut dengan custom APU yang diintegrasikan dengan grafis GCN dengan 1.152 stream prosesor yang diklaim mampu menghasilkan kinerja hingga 1,84 TFLOPS.

Tablet Microsoft Surface Pro dengan OS Windows 8 Ternyata hanya Mempunyai Usia hingga Pertengahan 2017

Anda tertarik untuk mempunyai tablet Microsoft Surface Pro dalam jangka panjang? Sebaiknya hal tersebut dipertimbangkan lagi. Karena, Microsoft tidak akan mensupport tablet tersebut dalam jangka yang panjang.

Menurut informasi yang diperoleh dari laman Microsoft, tablet Surface Pro ini akan tidak lagi memperoleh support secara mainstream dari Microsoft pada 10 Juli 2017. Hal ini berarti, tablet yang memakai sistem operasi Windows 8 ini hanya akan berusia empat setengah tahun dari sekarang. Mungkin kalau Anda membeli tablet ini sekarang, waktu empat tahun setengah masih cukup panjang. Namun, kalau Anda membelinya satu atau dua tahun ke depan, tentunya hal ini menjadi bermasalah.
Memang, para pengguna tablet Surface Pro tersebut akan masih bisa menggunakan gadget miliknya secara normal. Namun, pengumuman tersebut, maka Microsoft tidak akan menyediakan update yang biasa disediakan secara berkala.
Langkah seperti ini sebenarnya bukanlah hal yang baru. Seperti bagaimana yang telah dilakukan oleh Apple terhadap perangkat iPad dan iPhone generasi pertamanya. Perangkat-perangkat tersebut tidak akan memperoleh update iOS 6 dari Apple.


Windows Blue: Rombak Besar-besaran Tampilan Antarmuka Windows?

Misteri mengenai Windows Blue tampaknya mulai menemukan titik terang. Windows Blue dikabarkan sebuah update yang disiapkan oleh Microsoft yang akan dirilis pada musim panas tahun ini dan akan merombak besar-besaran tampilan antarmuka sistem operasi Windows.

Berdasarkan lowongan kerja yang diposting oleh Microsoft ini mengungkapkan sedikit rincian mengenai detail dari Windows Blue yang saat ini masih misterius dan konon masih dalam tahap pengembangan. Windows Blue merupakan perbaikan besar yang meliputi berbagai aspek dari sistem operasi.

“Kami sedang mencari SDET, yang berpengalaman baik untuk bergabung dengan tim inti Pengalaman di Windows Sustained Engineering (WinSE). Tim inti akan bekerja untuk fitur antarmuka baru Windows yang mampu menghadirkan pengalaman sentuhan bagi pengguna.”
“Windows Blue berjanji untuk membangun dan memperbaiki aspek-aspek dari OS, meningkatkan kemudahan penggunaan dan pengalaman pengguna secara keseluruhan pada perangkat dan PC di seluruh dunia,” keterangan iklan lowongan kerja Microsoft.
Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa Windows Blue adalah sebuah update yang disiapkan untuk semua platform Windows yang meliputi Windows 8 Pro, Windows RT, dan Windows Phone. Ketiga platform tersebut akan mendapatkan rombakan antarmuka yang cukup signifikan.
Tak hanya itu, raksasa perangkat lunak asal Redmond ini dikabarkan dengan bekerja pada perangkat lunak yang disebut dengan Excel MX yang merupakan aplikasi serupa dengan Microsoft Excel yang dilengkapi dengan antarmuka yang dioptimasi untuk input layar sentuh.
Seperti yang dilansir dari Softpedia (17/02/2013), meski Windows Blue hanyalah sebuah update, tapi informasi detail mengenai rincian fitur baru yang diusung oleh Windows Blue sampai saat ini masih misteri.


Sabtu, 23 Februari 2013

Bluestack (Emulator Android For Win 8)

Software ini Berfungsi untuk menjalankan aplikasi Android pada pc berbasis windows. Jadi kalo yang pengen Android ga' punya uang buat beli tapi dirumah udah punya PC/laptop tinggal download saja aplikasi ini, hehe....

Untuk Mengunduh Klik Disini.

Minggu, 06 Januari 2013

Classic Shell Untuk Windows 8

Mungkin sebagian dari Anda pengguna windows 8 yang beru kemarin lahirnya bingung dimana tombol start berada. Pada sistem operasi terbaru besutan Mucrosoft ini memang tombol start ditiadakan, tidak seperti sistem operasi versi sebelumnya seperti pada Windows 7 yang masih ada tombol startnya. Nah bagi Anda yang menginginkan tombol start pada Windows 8 Anda, Anda tinggal menginstall sebuah aplikasi yabg bernama Classic Shell.

Untuk Mengunduh Classic Shell Klik disini.

Category 3

Category 4

Category 5

 
Copyright © 2013 All About IT
Design by FBTemplates | BTT